Wednesday, March 16, 2011

Martabak Ufo

UFO, Bakal Jelajahi Indonesia?

Tunggu dulu! Anda jangan buru-buru membayangkan UFO pesawat makhluk luar angkasa, karena ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan pesawat ataupun makhluk-makhluk ruang angkasa. UFO, adalah nama varian martabak manis yang baru ditemukan di Semarang.

Siapa tak kenal martabak? Hampir tidak ada. Jenis makanan ini sudah kita kenal karena sangat mudah ditemukan. Secara garis besar, ada dua jenis martabak; martabak telur dan martabak manis.
Meski mudah dijumpai, namun hanya sedikit martabak yang benar-benar bercitarasa prima. Di antara outlet martabak telur favorit yaitu Martabak San Fransisco dan Martabak Asia di Bandung, Martabak Holland di Surabaya. Di Semarang, yang terkenal adalah Martabak Siliwangi dan Martabak Jagalan.
Untuk jenis martabak manis, yang paling terkenal kelezatannya adalah martabak manis asal Pulau Bangka. Legit dan gurihnya tak tertandingi oleh martabak manis dari daerah mana pun. Namun hingga kini, tidak ada inovasi untuk mengembangkan jajanan ini. Paling banter, hanya variasi isiannya saja.
Namun, pertengahan tahun lalu, tepatnya Juni 2007, Paul G, melakukan inovasi martabak Bangka yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Pengusaha asal Pulau Bangka yang sejak 1994 berjualan martabak itu menciptakan Martabak UFO dan steak martabak.
Martabak UFO
Meskipun termasuk keluarga martabak, bahan adonan martabak UFO ini berbeda dengan martabak manis biasa, begitu pula cara penyajiannya. UFO lebih modern dan penuh sensasi dengan aneka variasi rasa; keju, coklat, pisang, koktail, kacang, dan aneka kombinasinya.
Disebut UFO, karena martabak ini dibentuk seperti UFO–bundar pipih dengan gunungan es krim di atasnya. Hmm… benar-benar cocok buat pecinta makanan manis. Unik? Keunikan itulah yang memang ingin disajikan Martabak House yang berlokasi di Jl Kusumawardani No 9 Semarang. “Untuk saat ini kami lah satu-satunya yang menjual martabak seperti ini,” terang Paul G, pemilik Martabak House. Martabak UFO dan Martabak House sudah dipatenkan di Departemen Kehakiman. Berdiri sejak 2007, Paul mengakui, keunikan martabak itu telah membuat orang penasaran, dan tak dapat menahan diri untuk mencoba. “Keunikan itulah yang jadi magnit, yang kami jual,” tambahnya.
Martabak UFO cuma berdiameter 12 cm. Kecil? Ya. Tapi, dijamin perut Anda akan langsung penuh. Kegurihan martabak yang dibalut es krim, menimbulkan sensasi “penuh” di perut Anda. Namun, jika pun perut Anda masih merasa kurang,tak perlu khawatir. Martabak House masih menyediakan menu lain. Mulai nasi bakar, ayam bakar, dan aneka steak. Harga pun terjangkau. Berkisar Rp 4.500 hingga 9.000 saja.

Meski mengakui martabak UFO sebagai menu favorit, Paul G tetap menciptakan varian lain. Misalnya, Steak Martabak. Panganan ini cukup unik, yakni martabak telur berukuran sedang yang ditata dalam hot-plate, ditaburi kentang goreng, buncis dan wortel, dan disiram saus kasih sayang atau brown saus. Rasanya? Wuih, membuat lidah tak malu berkecap.
Berlokasi dekat kampus, Martabak House “cuma” menampung pelanggan sekitar 40-an orang. Tak heran, suasana di “warung” ini selalu penuh. Pengunjung biasanya datang beramai-ramai, dan duduk melingkari meja yang bisa ditata sesuai kebutuhan. Namun, suasana pribadi pun dapat “dibangun” di tempat ini dengan duduk berdua saja.
“Kami ingin memulai dari kecil dulu. Yang penting, brand kami kena dan dikenal masyarakat. Kami berharap, begitu mendengar Martabak UFO, masyarakat langsung tahu,” harap Paul G, yang berencana mem-francise-kan produknya tersebut. “Prosedurnya nggak rumit kok, yang penting bisa sama-sama sukses dan tercipta lapangan pekerjaan. Saat ini, kota-kota besar di Pulau Jawa yang menjadi pertimbangan adalah Yogya, Malang, Surabaya, Bandung, dan Jakarta” tambahnya. Wah, peluang usaha nih!
Tertarik mencicipi? Segeralah meluncur ke sana. Sensasi unik siap menambah pengalaman kuliner Anda. Bila tertarik bermitra, hubungi 024-70117206.
Sumber:
http://remaja.suaramerdeka.com/2008/06/26/ufo-bakal-jelajahi-indonesia/

No comments:

Post a Comment